Sejarah

Sejarah Berdirinya LPPI

Pembinaan keagamaan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sesungguhnya sudah dimulai bersamaan dengan berdirinya universitas tersebut. Hanya saja pembinaan keagamaan saat itu masih dalam bentuk dan pengelolaan yang masih sangat sederhana, yakni langsung ditangani oleh pihak pimpinan universitas. hal ini dapat dimaklumi mengingat UMY merupakan salah satu amal usaha gerakan dakwah Muhammadiyah yang bergerak di bidang pendidikan. Karena perkembangan jumlah mahasiswa yang diiringi dengan penambahan dosen dan karyawan sehingga pembinaan keagamaan perlu dikelola oleh unit atau lembaga tersendiri.

Atas dasar tersebut maka pada tahun 1986/1987, dibentuklah unit pembinaan keagamaan yang bernama Lembaga Keagamaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang saat itu dijabat oleh Drs.Muhammad Muqaddas, Lc. dan Sekertaris Drs. Yunahar Ilyas, Lc.

Bidang garap Lembaga Keagamaan pada waktu itu adalah menangani pembinaan keagamaan dosen dan karyawan UMY, perkuliahan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dan pengkajian masalah-masalah keislaman. Melihat bidang kerja lembaga tersebut dan disesuaikan, maka pada bulan September 1991, berdasarkan Surat Keputusan Rektor UMY No. 011/SK-UMY/IX/1991, nama Lembaga Keagamaan diganti dengan nama Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Adapun kepala LPPI UMY saat itu dijabat oleh Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, Wakil Kepala adalah Dr. Amien Abdullah, dan Sekertaris tetap dipegang oleh Drs. Yunahar Ilyas, Lc.

Untuk mengefektifkan kegiatan pembinaan keagamaan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta maka LPPI UMY membentuk bidang Pembinaan Personalia, disamping dua bidang lain yang memiliki spesifikasi bidang garap tersendiri, yakni bidang Akademik, dan bidang Kajian, Penerbitan dan Perpustakaan.

Tugas bidang Akademik adalah membina keagamaan mahasiswa melalui kegatan akademik, baik yang bersifat intrakuliler seperti perkuliahan, maupun kegiatan yang bersifat penunjang seperti kegatan Pendampingan Agama Islam (PAI) dalam bentuk halaqah (lingkaran kecil).

Untuk tugas bidang Kajian dan Penerbitan adalah melakukan kajian-kajian kesilaman atau kemuhammadiyahan, baik dalam bentuk seminar nasional, kajian terbatas multidisiplin, taupun work shop (lokakarya). Hasil seminar atau ajian ini kemudian diterbitkan dalam bentuk buku.

Adapun tugas bidang Pembinaan Personalia adalah membina keagamaan seluruh dosen dan karyawan tetap Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pembinaan keagamaan yang dimaksudkan disini adalah suatu usaha yang terpogram secara sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan untuk meningkatkan dan mempertahankan keberagaman seluruh sivitas akademika agar keyakinan dan perilaku mereka sesuai dengan ajaran Islam.

Dari keterangan diatas dapat diketahui bahwa subyek pembinaan keagamaan adalah Pimpinan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang tugasnya didelegasikan kepada Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) UMY. Sedangkan obyek pembinaan adalah seluruh civitas akademika, temasuk di dalamnya para karyawan UMY.